Bismillah,,,
saudaraku yang kucintai karena Allah, mungkin anda akan sependapat dengan saya bahwa kehidupan didunia ini hanyalah sementara dan suatu saat nanti kehidupan ini akan berakhir. Iya memanglah demikian adanya, sejatinya kita hanyalah petualang kecil yang singgah sesaat dipelantaran dunia ini. namun
terkadang banyak orang-orang entah itu hanya sebuah anggapan belaka ataukah memang itulah pemikiran dan yang mampu mereka cermati bahwa seakan hidup didunia adalah segalanya, baik secara langsung mereka mengungkapkannya dengan lisan mereka dan ataupun melalui bentuk tindakan mereka.
terkadang banyak orang-orang entah itu hanya sebuah anggapan belaka ataukah memang itulah pemikiran dan yang mampu mereka cermati bahwa seakan hidup didunia adalah segalanya, baik secara langsung mereka mengungkapkannya dengan lisan mereka dan ataupun melalui bentuk tindakan mereka.
Saudaraku, ketahuilah bahwa indahnya dunia dan setiap permata yang disuguhkannya itu hanyalah bak fatamorgana yang harus engkau sadari tipu dayanya, karena jika engkau larut dalam semua itu maka kesengsaraan dan penyesalanlah yang akan engkau dapati. Saya disini bukanlah sedang menghakimi anda, namun saya ingin anda sedikit membuka mata dan mau berfikir sejenak tentang apa yang saya kemukakan tadi, “ perlakukanlah dunia ini sesuai dengan apa yang diridhoi oleh Allah “ nah, jika anda demikian kebahagian yang hakiki akan segera berarak menghampiri anda.
Allah subhanahu wata’ala telah banyak mengabadikan permasalahan ini di dalam Al-Qur’an dan anda pun akan menemukannya dibanyak ayat, sebagaimana Allah ta’ala berfirman “ dan akhirat itu lebih baik daripada dunia “ (QS. Adhuha:4), “ dan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal “ (QS. Al-A’la:17), dan masih banyak lagi ayat-ayat yang senada dengan ini. Dan Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam pun telah sering mengajarkan kepada kita bagaimana kedudukan dunia ini sebenarnya, disaat ketika Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam berjalan-jalan bersama para sahabatnya dan melihat seekor kambing yang telah mati yang telah membusuk dan telinga kambing itupun robek atau cacat, ketika itu Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam berkata kepada para sahabatnya, “ siapa diantara kalian yang mau membeli bangkai kambing ini dengan seharga 1 Dirham..!! kemudian para sahabatpun menjawab, “ wahai Rasulullah, siapakah yang mau membeli bangkai kambing ini seharga 1 Dirham, bahkan setengah dirham pun kami tak mau membelinya, kambing yang sudah mati dan telinganya pun robek, sekiranya kami membelinya tentulah kami akan merugi, lalu Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam berkata, “ sesungguhnya dunia disisi Allah ‘azza wajalla lebih hina daripada bangkai kambing ini .“ atau sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadits Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam.
Saudaraku yang semoga Allah merahmati anda semuanya, sekiranya bagaimanakah kedudukan orang-orang yang mementingkan kehidupan dunia disisi Allah subhanahu wata’ala dan melupakan kehidupan akhirat mereka?!, bagaimanakah Allah memandang mereka, tidakkah kita mau berfikir.. kemana hati kita..





Tidak ada komentar :
Speak Your Mind: