EXEIdeas Template Store

Hi, You Like This Blogger Template Then You Can Download It At Netzspot.Blogspot.

Minggu, 27 Oktober 2013

LANGKAH – LANGKAH PENULISAN KARYA ILMIAH

This Article Was Live On: 17.43 And Till Now Have Tidak ada komentar. EXEIdeas Template Store


Tahap Penulisan merupakan perwujudan tahap persiapan ditambah dengan pembahasan yang dilakukan selama dan setelah penulisan selesai.

Tahap Pra Penulisan
1. Pemilihan dan pembatasan topik

2. Merumuskan tujuan

3. Mempertimbangkan bentuk karangan

4. Mempertimbangkan pembaca

5. Mengumpulkan data pendukung

6. Merumuskan judul

7. Merumuskan tesis

8. Penyusunan ide dalam bentuk karangan atau outline



Pemilihan Topik
# Apa yang akan kita tulis?

# Topik dapat diperoleh dari berbagai sumber.

# Empat syarat: keterkuasaian, ketersediaan bahan, kemenarikan, kemanfaatan.

# Agar lebih fokus, topik perlu dibatasi.



Tahap Penulisan Draf
- Mengekspresikan ide-ide ke dalam tulisan kasar.

- Pengembangan ide masih bersifat tentatif.

- Pada tahap ini, konsentrasikan perhatian pada ekspresi/gagasan, bukan pada aspek-aspek mekanik.



Tahap Revisi
- Memperbaiki ide-ide dalam karangan, berfokus pada penambahan, pengurangan, penghilangan, penataan isi sesuai dengan kebutuhan pembaca.

- Kegiatan: (a) membaca ulang seluruh draf, (b) sharing atau berbagi pengalaman tentang draf kasar karangan dengan teman, (c) merevisi dengan memperhatikan reaksi, komentar/masukan.



Tahap Penyuntingan
- Memperbaiki perubahan-perubahan aspek mekanik karangan.

- Memperbaiki karangan pada aspek kebahasaan dan kesalahan mekanik yang lain.

- Aspek mekanik antara lain: huruf kapital, ejaan, struktur kalimat, tanda baca, istilah, kosakata, format karangan.



Tahap Publikasi
- Tulisan akan berarti dan lebih bermanfaat jika dibaca orang lain.

- Sesuaikan tulisan dengan media publikasi yang akan kita tuju.

TAHAP EVALUASI

Tahap terakhir yaitu verifikasi atau evaluasi, apa yang dituliskan sebagai hasil dari tahap iluminasi itu diperiksa kembali, diseleksi, dan disusun sesuai dengan fokus tulisan. Mungkin ada bagian yang tidak perlu dituliskan, atau ada hal-hal yang perlu ditambahkan, dan lain-lain. Mungkin juga ada bagian yang mengandung hal-hal yang peka, sehingga perlu dipilih kata-kata atau kalimat yang lebih sesuai, tanpa menghilangkan esensinya.

Ada lima kriteria yang bisa kita gunakan untuk mengevaluasi setiap bagian dari menulis sebagai berikut :



Fokus.

Apa yang Anda menulis tentang? Apa klaim atau tesis Anda membela? Kriteria ini adalah yang luas, berkaitan dengan konteks, tujuan, dan koherensi dari sepotong tulisan. Apakah topik Anda sesuai untuk tugas? Apakah Anda tetap pada topik itu atau terlena pada garis singgung tidak membantu? Apakah Anda berfokus terlalu teliti atau terlalu banyak? Misalnya, esai tentang Perang Saudara Amerika pada umumnya mungkin terlalu luas untuk esai perguruan tinggi yang paling. Anda mungkin akan lebih baik menulis tentang pertempuran tertentu, umum, atau kejadian.



Pembangunan.

Pembangunan berkaitan dengan rincian dan bukti. Apakah Anda menyediakan cukup bahan pendukung untuk memenuhi harapan pembaca Anda? Sebuah laporan penelitian yang tepat, misalnya, biasanya mencakup banyak referensi dan kutipan untuk banyak karya lain yang relevan beasiswa. Sebuah deskripsi lukisan mungkin akan mencakup rincian tentang, komposisi penampilan, dan bahkan mungkin informasi biografis tentang seniman yang melukisnya. Memutuskan apa rincian untuk menyertakan tergantung pada penonton dimaksudkan sepotong. Sebuah artikel tentang kanker ditujukan untuk anak-anak akan terlihat sangat berbeda dari satu ditulis untuk warga senior.



Organisasi

Organisasi, sering disebut “pengaturan,” menyangkut ketertiban dan tata letak kertas. Secara tradisional, kertas dibagi menjadi, tubuh kesimpulan pengenalan, dan. Paragraf terfokus pada gagasan utama tunggal atau topik (kesatuan), dan transisi di antara kalimat dan paragraf yang halus dan logis. Sebuah rambles kertas kurang terorganisir, melayang di antara topik yang tidak berhubungan dengan cara serampangan dan membingungkan.



Gaya

Gaya secara tradisional berkaitan dengan kejelasan, keanggunan presisi, dan. Sebuah stylist yang efektif tidak hanya mampu menulis dengan jelas untuk penonton, tetapi juga bisa menyenangkan mereka dengan bahasa menggugah, metafora, irama, atau kiasan. Penata Efektif bersusah payah tidak hanya untuk membuat titik, namun untuk membuatnya dengan baik.



Konvensi

Kriteria ini meliputi tata bahasa, mekanik, tanda baca, format, dan isu-isu lain yang ditentukan oleh konvensi atau aturan. Meskipun banyak siswa berjuang dengan konvensi, pengetahuan tentang di mana untuk menempatkan koma dalam sebuah kalimat biasanya tidak sepenting apakah kalimat yang berharga untuk menulis di tempat pertama. Namun demikian, kesalahan yang berlebihan dapat membuat bahkan seorang penulis brilian tampak ceroboh atau bodoh, kualitas yang jarang akan terkesan pembaca seseorang.



Sumber :

http://irosyadi86.blogspot.com/2012/02/persiapan-penulisan-karya-ilmiah.html

http://susanthokku.blogspot.com/2011/07/proses-penulisan-karya-ilmiah-tahap.html

http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/kusmarwanti-ss-mpd-ma/proses-penulisan-karya-ilmiah.pdf

http://jumaristoho.wordpress.com/2012/12/05/langkah-langkah-penulisan-ilmiah/

About these ads

You Like It, Please Share This Recipe With Your Friends Using...

Don't Forget To Read This Also...

Tidak ada komentar :

Speak Your Mind: