EXEIdeas Template Store

Hi, You Like This Blogger Template Then You Can Download It At Netzspot.Blogspot.

Jumat, 25 Oktober 2013

Motivasi bagi penuntut ilmu dari perjalanan ulama. bagianke-4

This Article Was Live On: 08.39 And Till Now Have Tidak ada komentar. EXEIdeas Template Store


Muhammad bin Hasan Asy syaibani tidak pernah tidur malam

Disebutkan dalam kitab (miftahus sa'adah wa mishbahus siadah: 2/32) bahwa Imam Muhammad bin Hasan Asy syaibani tidak pernah tidur di malam hari, senantiasa begadang muthala'ah kitab kitabulama. Di tempat belajarnya beliaumenaruh banyak macam kitab dari berbagai bidang ilmu di sekelilingnya seprti, ilmu fiqh, hadits, bahasa dan lainnya. Jika dia bosan dengan bidang ilmu yang satu maka dia berpindah ke bidang ilmu yang lainnya. Dan dia selalu menghilangkan rasa kantuknya dengan air. Dengan mengatakan: “sesungguhnya tidur adalah kepanasan
maka hilangkanlah kepanasan itu dengan air.”

Ubaid bin Ya'isy Al kufi Selama tiga puluh tahun disuapi saudarinya jika hendak makan karna sibuk menulis hadits.

Sebuah kisah yang mengherankan dansulit dipercaya namun kenyata'an, terjadi dantak mungkin dipungkiri. Diceritakan oleh Al hafizh Adz dzhabi di dalam kitabnya (Siaru a'alami an nubala' :11/458). Ammar bin Roja' berkata: Aku mendengar Ubaid bin Ya'isy berkata;Aku tinggal selama tiga puluh tahun tidak pernah makan malam dengan tanganku sendiri, aku slalu disuapi oleh saudariku sedangkan aku sibuk menulis hadits”.
Begitulah dia memamafaatkan waktunya untuk menulis ilmu, begitupula dia tidak pernah lepas dari membaca. Oleh karna itubeliautidak pernah menyia nyiakan waktunya sedikitpun. Beliautidak pernah berjalan dari satu tempat ke tempat yanglain kecuai beliauselalu dalam keadaan membaca. Diceritakan sebab wafatnyabeliau, pada suatu hariseusai sholat ashar pada hari Jum'at beliaukeluar dari masjid menuju rumahnya, sedangkan pendengarannya sudah tidak normal lagi. Beliau tidak mendengar kecuali suara bernada tinggi, sedang iadalam keada'an membaca buku yang ada pada tanganya. Beliau tidak tahu kalaudi belakangnya ada seekor kuda. Maka beliauditabrak sehingga beliautercampakkan ke sebuah selokan. Kemudian beliaudiangkat dalam keada'an pingsan dan tidaksadarkan diri.Akhirnya dia dibawa pulang kerumahnya dan meninggal dunia selang dua hari setelahnya.
Sebenarnya masih banyak lagikisah kisah para ulama yang lebih dahsyat, lebih memperhatinkan danlebih menakjubkan yang telah tercatat di dalam kitab-kitab sejarah. Ketika membacanya mungkin kita merasa kalau cerita itu adalahsebuah dongeng piktif belaka, tapi banyaknya riwayat dan kitab kitab menerangkannya membuat kita tidak bisa berpaling dari kenyataan tersebut.
Terkadang terlintas di benak kita kata kata “ Wah itu kan dulu wajar wajar saja...!!”. tidak, itu bukan zaman dahulu saja, pada zaman kita sekarang inipun ada. Sebagaimana yang di ceritakan olehsalah seorang ustadz, beliau pernah menemukan salah seorang masyaikh yang sangat menghargai waktu. Beliau menceritakan bagaimana syaihk tersebutmemamfaatkan waktunya untuk belajar, ketika berhenti di lampu merah dan sambil menunggu lampu hijau menyala, beliau mamfaatkan waktunyauntukmembaca.
Sunhanallah.! Bayangkan,hanya beberapa menit saja tidak mau kehilangan waktunya. Begitu juga ketika menyetir mobil beliau tidak mungkin bisa nyetir sambil membaca, namun hal tersebuttidak menghalangi beliau untukmenuntut ilmu. Danbeliau memerintahkansalah seorang untuk membaca dan beliau mendengarkan. Dan cerita cerita seperti ini sangatlah banyak.
Setelahmembaca kisah perjalanan para ulama dalam mengejar dan mencari ilmu. Sedih dan sengsaranya yang mereka hadapi untuk mendapatkan ilmu, seyogyanya kita berpikir dan membandingkan keadaan mereka dengan keadaan kita pada saat ini. Betapa jauh pengorbanan yang mereka alami di bandingkan dengan kita sedang mereka adalah contoh dan tauladan yang harus kita tiru dan ikuti.
Dengan membaca kisah kisah perjalanan paraulama dalam menuntut ilmu tentu semangat menuntut ilmu kita akantumbuh dan menggebu gebu bagaikan percikan api bertemu dengan tumpahan bensin, pasti api akan mebara dan berkobardansiap melahap apapun yang didekatnya. Kisah kisah tersebut sangatlah banyak danbisa dibaca di kitab kitabpara ulama seperti kitab “Tadzkiratul Huffazh, shopahat min shobril ulama.”dan banyak lagi kitab kitab yang lainnya.

You Like It, Please Share This Recipe With Your Friends Using...

Don't Forget To Read This Also...

Tidak ada komentar :

Speak Your Mind: