EXEIdeas Template Store

Hi, You Like This Blogger Template Then You Can Download It At Netzspot.Blogspot.

Kamis, 11 September 2014

Koreksi Hadits Anjuran Dan Keutamaan Surat Yasin

This Article Was Live On: 06.59 And Till Now Have Tidak ada komentar. EXEIdeas Template Store
2231 -
 أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَبْدَانَ، أَخْبَرَنا أَحْمَدُ بْنُ عُبَيْدٍ الصَّفَّارُ، حدثنا أَبُو مُسْلِمٍ  إِبْرَاهِيمُ 
بْنُ عَبْدِ اللهِ، حدثنا أَبُو عُمَرَ الضَّرِيرُ، حدثنا الْمُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ رَجُلٍ، عَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ الْمُزَنِيِّ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " مَنْ قَرَأَ يس ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ فَاقْرَءُوهَا عِنْدَ مَوْتَاكُمْ "

“Siapa yang membaca surat yasin dengan tulus ikhlas karena Allah, maka diampunkan baginya dosa-dosa yang lalu, maka bacakanlah pada orang-orang yang akan mati/orang yang telah mati.” (HR. Baihaqi)“

Takhrij atau telusur Hadits tersebut adalah :
Hadits ini diriwayatkan oleh : Ahmad 5/26, 27 Nasai dalam ‘Amal Al-Yaumi wal Lailah no. 1074 Ibnu Majah no. 1448 Ath-Thayalisi no. 931 Ibnu Abi Syaibah 3/237 Ibnu Hibban no. 3002 Abu ‘Ubaid dalam Fadhail Al-Qur’an no. 185 Thabrani dalam Al-Kabir 20/510 Hakim 1/565Baihaqi 3/383 dan Baihaqi dalam Syarh As-Sunnah no. 1463 dari Ma’qil bin Yasar.

Yang bermasalah dalam Hadits ini adalah rawi yang bernama Abu ‘Utsman. Abu Bakar Ibnul Arabi (bukan Ibnu Arabi tokoh sufi -ed) menukil bahwa Daruquthni mengatakan, “Ini adalah HADITS yang LEMAH dari sisi sanadnya, lagi majhul matannya. Dan tidak ada satupun Hadits yang shahih berkenaan tentang keutamaan surat Yasin.”

Hadits ini dinilai lemah oleh An-Nawawi dalam Al-Adzkar hal. 132 dan Tahdzibul Asma’ wal Lughat 2/2/106. Ibnu Hajar dalam Amali Al-Adzkar sebagai mana dalam Al-Futuhat Ar-Robbaniyyah 4/118 serta Al-Albani dalam Ahkamul Janaiz hal. 11.

“Sesungguhnya setiap sesuatu itu mempunyai hati, adapun hati Al Qur’an adalah Yasiin. siapa membaca yasiin maka, Allah menulis baginya dengan membacanya itu seperti membaca AlQur’an sepuluh kali.” (HR. Tirmidzi)
Takhrij Hadits ini adalah:

Hadits ini diriwayatkan oleh : Tirmidzi no. 2887Darimi no. 3416Al-Qadha’iy dalam Musnad Syihah no. 1035Al-Khatib Al-Baghdadi dalam Tarikh-nya, 4/167

Dalam Hadits tersebut ada 2 perawi yang bermasalah : Harun Abu Muhammad, majhul (tidak diketahui identitasnya) menurut Tirmidzi dan Muttaham (tertuduh berdusta) dalam Hadits ini menurut Imam Adz-Dzahabi.Muqatil yaitu Muqatil bin Sulaiman. Tentang beliau, Abu Hatim Ar-Razi mengatakan “Muqatil ini adalah Muqatil bin Sulaiman. Saya melihat Hadits ini di awal kitab yang dipalsukan oleh Muqatil bin Sulaiman dan ia adalah Hadits batil, tidak ada asalnya.” (Al-Ilal, 2/55).

Kesimpulan :
Hadits ini dinilai PALSU
oleh imam Al-albani dalam Silsilal Ahadits Dhaifah no. 169.

Referensi : Maktabah Syamilah

You Like It, Please Share This Recipe With Your Friends Using...

Don't Forget To Read This Also...

Tidak ada komentar :

Speak Your Mind: