Memang sebagian orang memberikan anaknya nama dengan nama yang asing bahkan aneh. Dengan tujuan, nama anaknya tidak ada yang sama, atau disebut tampil beda. Hingga akhirnya para orang tua memberi anaknya dengan nama yang tidak layak, bahkan dengan nama yang diharamkan.
Oleh karena itu kita menemukan nama sebagian orang itu aneh-aneh. Bahkan saya pribadi penah menemukan seorang wanita bernama “Zaniah” , yang memiliki arti pezina. Wal ‘iadzubillah. Maka hendaknya nama orang tersebut untuk menggantinya, sebagaiman yang Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa sallam. lakukan.
Oleh karna itu hendaknya calon bapak-bapak atau ibu-ibu atau orang tua yang segera memiliki anak baru untuk mempersiapkan nama yang baik buat anaknya, karena di dalam nama itu ada unsur doa bagi si anak. Dan nama itu tidak susah dicari apalagi pada zaman sekarang ini semuanya serba instan.
Nmun, jika sudah terlanjur memiliki nama yang tidak baik, yang dilarang ataupun ada nama yang didalamnya unsur pemujian yang berlebihan dalam namanya maka hendaklah dia menggantinya bahkan bisa jadi wajib hukumnya untuk mengganti namanya.
Dalam banyak kasus Rasulullah shallhu ‘alaihi wa sallam mengganti nama-nama sahabat an sahabiyyat yang tidak layak dan tidak bagus. Sebagai contoh, Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam mengganti nama seorang wanita yang berama “‘Aasiyah” -yang bermakna pelaku maksiat- dengan nama jamilah dan juga yang bernama Ashram menjadi zur’ah. HR. Bukhari dari sahabat Abu Hurairah.
Begitupula di dalam Sunan Abu Daud disebutkan bahwa, Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam mengganti nama, Al ‘Ash, Aziz, ‘Atalah, Syaitan, Al Hakam dan lain-lainnya. HR. Abu Daud. No 4958.
Oleh karna itu maka hendaklah ita memberi nama kepada anak dengan nama yang baik memiliki makna yang baik. Dan itu tidak mesti menggunakan bahasa Arab selain bahasa arabpun jika memiliki maknat yang tidak baik maka tinggalkan dan cari yang baik.
Dan jika terlanjur memiliki nama yang tidak baik maka hendaknya dia menggantinya dengan nama yang baik. Wallhu a’lam bishshawab.






Tidak ada komentar :
Speak Your Mind: