Mencoba mengepakkan sayap meski tak mampu karna keterbatasan yang menyelimuti jiwa mungil ini. Namun semua itu tidak membuat semangat bajaku untuk menyerah menjalani hidup yang hanya sebentar ini. Dan karna aku tahu kehidupan ini hanya sementara dan berperan sebagai sosok yang mungkin penting bagi sebagian orang namun sebagian yang lain tak menganggapku apapun. Tekat ku yang kuat menabrak semua hal tersebut baik bentuknya ejekan atau cemoohan dari orang lain.
Sedikit merenungi hidup yang telah berlalui selama ini, ternyata
Sang Pencipta sangat sayang kepada semua hambanya. Ia selalu dan terus memberikan rahmatNya tanpa mengenal rasa dan memilih kepada siapa ia erikan. Namun rahmat dan kebaikan itu diberikan kepada seorang muslim sebagai cobaan bagi dia apakah ia bisa bersyukur ataukah kupur dengan semua nikmat tersebut. Akan tetapi sebaliknya nikmat atau harta yang Allah berikan kepada orang orang kapir semua itu adalah sebagai hujjah atas mereka yang Allah undur waktunya yang akan menjadi azab yang sangat pedih dihari kemudian kelak. Kita berlindung dari semua itu dan memohan pertolongan kepada Allah agar dijaga dari sipat kufur.
Mudah mudahan ini bisa kita jadikan renungan meski jari pemuda yang mungil dan penuh dengan kekurangan ini mencoba menggoreskan secercah tinta hitam yang berisikan nasihat singkat untuk dirinya sendiri dan kepada semua sahabat.
Kita semua pernah merasakan hal hal yang mungkin orang lain pun merasakannya. Namun perasaan seseorang berbeda beda. Terlebih lagi mendapatkan hal yang menggetarkan hati sehingga tergampar dan terjatuh kelantai sambil mengucapkan rasa syukur kepada Sang Kholik yang maha sempurna dan tanpa kekurangan apappun.
Sabat apakah hal tersebut. . . . ??? tahukah engkau wahai sahabatku, , , ???
Kebagahiaan ,,,,ya. Inilah nikmat yang Allah berikan kepada siapa yang Allah kehendaki. Dalam hidup ini kita sering sekali merasakan hal tersebut namun betapa banyak orang yang diberikan nikmat baik itu harta, anak, kebahagiaan dan nikmat Allah yang lainnya menjadikan seseorang itu lupa kepada Allah yang telah memberikannya semua itu. Oleh sebab itu betapa banyak manusia meninggalkan peritah Allah karna terlena dengan dunia dan berpaling dari agama Allah. Bahkan ada yang paginya ia muslim dan sore harinya ia kafir, dan di waktu sore I muslim pada pai harinya ia kafir itu semua karena mereka tertipu dan menjual agamanya karna dunia yang sangat hina. Sebagaimana Rosululloh jelaskan dalam sabdanya,” pada pagi hari ia menjadi seorang yang beriman dan pada sore harinya ia telah menjadi kapir. Dan pada sore hari ia menjadi orang kafir dan pagi harinya menjadi seorang yang beriman, ia jual agamanya karna tujuan dan mengjarapkan dunia ,,,bersambung........
Tidak ada komentar :
Speak Your Mind: