Dengan berkembangnya zaman dan majunya segala macam teknologi, sehingga tak sedikit kaum muslimin khususnya, terlena dengan hal tersebut. Berapa banyak dari mereka meninggalkan ibadah ibadah yang sudah jelas bagi mereka namun karna tipu daya setan yang kuat membuat ia menunda perintah Allah tersebut. Bersamaan dengan hal itu otomatis sinyal imannya semakin menurun dan lemah sehingga berat dan lama untuk melangkahkan kaki kejalan Allah.
Diantara sebab lemahnya iman seseorang adalah karna jauhnya dari ilmu yang bisa membawa dia untuk memperbaharui iman yang lemah dan hampir rapuh termakan tipudaya setan. Iman akan tetap lemah kalau tidak disirami dengan ilmu syar'i yang Allah wahyukan. Dan jauh dari syari'at Allah bisa membawa seorang muslim kepada kebinasaan yang sangat pedih baik itu didunia terlebih lagi di akhirat.
Islam datang membawa hidayah atau petunjuk yang akan membantu seorang muslim agar tidak terjatuh pada hal tersebut yang akan membinasakannya. Dan obat yang sangat mujarap dan manjur, membuat mata hati setiap muslim terbuka untuk kembali kejalan Allah yang sangat terang, yang bisa menjadi naungannya kelak pada hari kiamat.
Jalan tersebut di mulai dengan bertaubat dan memohon magfiroh (ampunan) kepada Allah dengan penuh kejujuran dan ikhlas serta menyesali semua kesalahan yang pernah dilakukan. Sebagaimana para ulama mendefinisikan at Taubah (taubat) yaitu “kembali kepada Allah dan menjauhkan diri dari apa yang dibenci dan hal hal yang menyesatkan.”sebagian ulama mengatakan taubat itu ialah “mengganti perbuatan yang tercela dengan perbuatan yang terpuji, dan semua hal tersebut tidak akan sempurna kecuali dengan kembali kepada Allah ta'aalaa serta menahan diri dari perkataan yang dimurkai danmemakan makanan yang halal.”
Imam al Gozali rohimahulloh mengatakan; “taubat dari dosa ialah dengan kembali kepada zat yang Maha menutupi aib dan yang Maha mengetahui hal hal yang goib dengan menempuh jalan orang orang yang selamat dan menelusuri jejak para pemegang kunci keistikomahan serta mengikuti orang orang yang mulia dan mendekatkan diri kepada Allah azza wajalla.”
Allah menyebutkan dalam al Quran yang mulia balasan bagi seseorang yang benar benar mau kembali kepada Allah dengan penuh kejujuran dan keikhlasan. Diantara baasan tersebut ialah;
- Seorang hamba akan mendapatkan ampunan dari Allah ta'aala, Allah berfiman yang artinya; “dan sungguh, Aku Maha Pengampun bagi yang bertaubat, beriman dan berbuat kebajika, kemudian tetap dalam petunjuk.”(QS. Thoha ;82).
- Seorang mukmin akan mendapatkan kecintaan dari Alla ta'aala, Allah berfirman yang artinya; “Sungguh, Allah menyukai orang bertaubat dan menyukai orang yang menyucikan diri.”(QS. al Baqoroh ;222).
Taubat yang nashuha (benar) akan menghapuskan dosa, Allah berfirman yang artinya; “Wahai orang orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni murninya, mudah mudahan Tuhanmu menghapus kesalahan kesalahanmu.”(QS. at Tahrim ;8).
Dan masih banyak lagi ayat ayat yang memerintahkan serta menerangkan imbalan bagi orang orang yang mau kembali kepada jalan Allah yang benar dengan tulus dan ikhlas...... lanjut ke bagian kedua





Tidak ada komentar :
Speak Your Mind: